6 Peran Produsen dalam Kegiatan Ekonomi, Bentuk, & Tujuannya

Produsen adalah pihak yang menciptakan, membuat dan menghasilkan suatu produk baik berupa barang atau jasa yang bisa dijual. Peran produsen dalam kegiatan ekonomi sendiri sangat signifikan. Dengan adanya produk yang dihasilkan produsen maka transaksi bisa terjadi di pasar.

Dalam roda perputaran ekonomi, tidak hanya satu pihak saja yang bisa bekerja. Kegiatan ini akan berjalan lancar dengan kerja sama berbagai elemen. Konsumen, produsen, pemerintah, distributor dan lainnya harus terus berupaya membangun kegiatan ekonomi yang sehat dan berkembang.

Semakin berkembangnya siklus ekonomi suatu negara, maka masyarakatnya pun bisa hidup dengan lebih terjamin dan sejahtera. Salah satu contoh peran produsen adalah dengan menghadirkan produk yang bisa memenuhi kebutuhan orang banyak yang menjadi konsumennya.

Pengertian Produsen

Pengertian-Produsen peran produsen dalam kegiatan ekonomi

Hampir semua barang yang dimiliki atau jasa yang dinikmati merupakan sebuah produk yang dibuat oleh pihak tertentu yang disebut produsen. Dalam skala ekonomi, transaksi kecil rumah tangga hingga pasar yang sangat besar, produsen berperan penting dalam menyediakan suatu produk.

Produk yang bisa dialihkan lagi pada konsumen melalui sebuah transaksi yang melibatkan nilai tukar sebagai alat pembayarannya. Nilai tukar yang dimaksud bisa berupa uang, emas, atau bentuk apa pun yang disepakati sebagai alat pembayaran oleh suatu masyarakat tertentu.

Dilansir dari buku Pola Perilaku Konsumen dan Produsen (2020) yang ditulis oleh M.Yusnita, produsen didefinisikan sebagai pihak yang memberikan nilai guna pada suatu barang (dan jasa) tertentu, atau menciptakan benda baru dari faktor produksi untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Dalam setiap transaksi, tentu umum diketahui bahwa ada pihak yang menjual dan pihak yang membeli. Namun, terkadang tidak semua pihak yang menjual merupakan produsen, bisa juga merupakan distributor yang bertugas mendistribusikan produk pada konsumen.

Produsen fokus dalam menciptakan barang dan jasa, terlepas dari siapa yang menjual produk tersebut. Contohnya supermarket lebih sering dan biasa menjual produk yang bukan dibuat sendiri, melainkan berperan sebagai distributor.

Peran produsen dalam kegiatan ekonomi bisa dilihat dari seberapa pentingnya keberadaan produk yang memicu suatu transaksi. Tingkat transaksi ini yang kemudian bisa menjadi salah satu parameter sehat dan maju atau tidaknya ekosistem ekonomi suatu negara.

Bentuk-Bentuk Produsen Berdasar Skala Kerja

Pihak produsen yang dimaksud bisa memiliki arti pihak perorangan atau suatu badan usaha yang sudah resmi berdiri. Berikut penjelasannya secara lebih rinci;

1. Perorangan

Perorangan peran produsen dalam kegiatan ekonomi

Produsen perorangan adalah setiap pihak yang menjalankan kegiatan produksi secara mandiri dalam skala yang lebih mikro. Namun dalam pengerjaannya, produsen perorangan juga memiliki pegawai untuk menghasilkan produk barang atau jasa yang lebih efektif dan maksimal.

Contoh perorangan adalah produsen; kerajinan, makanan, dan lini usaha UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) lainnya. Pasar yang dijangkau oleh perorangan juga biasanya terbatas dengan produksi yang tidak sebanyak produsen badan usaha.

2. Badan Usaha

Badan-Usaha

Selanjutnya ada produsen badan usaha yang memiliki tingkat produksi, jangkauan pasar, dan operasi bisnis yang lebih besar daripada perorangan. Biasanya aktivitas produksi badan usaha dijalankan oleh swasta atau pemerintah.

Jenis produk yang dihasilkan umumnya juga mendominasi pasar, misalnya air, listrik, bahan bakar dan lainnya.

Tujuan Produsen

Tujuan-Produsen

Keberadaan produsen sebagai pihak yang menghasilkan suatu produk tertentu untuk dijual di pasar sangat penting. Namun, secara mendetail apa saja tujuan dari produsen?

1. Menciptakan dan Meningkatkan Nilai pada Suatu Barang

Misalnya produsen pakaian terus berusaha menciptakan model pakaian yang baru dan memiliki nilai tinggi untuk dijual. Suatu kain akan memiliki nilai yang lebih tinggi setelah diubah menjadi pakaian tertentu.

2. Memenuhi Kebutuhan Orang Banyak (Konsumen)

Produk yang dihasilkan oleh produsen selalu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar. Mulai dari sandang, pangan, hingga papan terus diciptakan dengan berbagai inovasi guna memenuhi kebutuhan konsumen.

3. Menggerakkan Perekonomian Negara

Peran produsen dalam kegiatan ekonomi nasional sangat penting. Setiap transaksi hanya akan terjadi jika ada produk yang bisa dijual, dan pihak yang menciptakan produk tersebut adalah produsen.

Kegiatan produksi ini juga bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian negara. Selain meningkatkan transaksi nasional, produk yang bisa di ekspor juga bisa meningkatkan devisa nasional. Juga melalui pajak yang dibayar pada negara.

4. Menghasilkan Keuntungan

Selain itu, produsen juga melakukan berbagai kegiatan produksi untuk menghasilkan dan meningkatkan laba. Keuntungan ini diperoleh dari selisih antara modal yang dikeluarkan dengan harga yang ditetapkan atas suatu produk.

Keuntungan diperlukan supaya produsen bisa terus bertahan dan meningkatkan daya produksi, jangkauan pasar dan kualitas dari produk yang dihasilkan.

Faktor Penting dalam Kegiatan Produksi

Faktor-Penting-dalam-Kegiatan-Produksi

Untuk menghasilkan suatu produk produsen membutuhkan beragam faktor yang mampu mengefektifkan kegiatannya. Faktor – faktor ini dapat mempengaruhi proses produksi.

1. Sumber Daya Alam

Faktor pertama adalah alam yang berarti setiap kekayaan alam yang digunakan dalam proses produksi.

Banyak produsen bergantung pada alam dalam proses produksinya. Mulai dari bahan baku hingga cuaca yang sepenuhnya tidak bisa dikendalikan. Bahan baku yang berupa tambang, tumbuhan, dan hasil kebun yang umum dimanfaatkan oleh produsen dalam kegiatannya.

2. Sumber Daya Manusia dan Keahlian

Selanjutnya adalah tenaga kerja dan keahlian yang dimiliki oleh para stakeholder terkait dalam suatu proses produksi. Tenaga kerja yang dimaksud bukan hanya terbatas pada pekerja pabrik, namun juga berbagai lapisan ketenagakerjaan dalam suatu bisnis produksi.

Tenaga kerja tersebut tentu harus sudah memiliki keahlian yang terlatih guna menghasilkan produk yang berkualitas.

3. Modal

Faktor lainnya yang juga tidak kalah penting adalah keberadaan modal. Modal sendiri bisa dalam berbagai bentuk seperti modal finansial, bangunan, mesin dan keperluan lain yang dibutuhkan dalam setiap produksi.

Modal diperlukan di tahap awal untuk memulai suatu bisnis produksi. Kemudian semakin berkembangnya usaha maka kebutuhan akan berbagai jenis modal juga dibutuhkan demi efektivitas dan efisiensi kegiatan produksi tersebut.

4. Teknologi

Kemudian, yang terakhir adalah teknologi. Di era digital ini inovasi teknologi semakin banyak bermunculan dan dimanfaatkan dalam berbagai macam proses produksi. Dengan menggunakan teknologi maka produk bisa dihasilkan lebih efektif.

Peran Produsen dalam Kegiatan Ekonomi

Peran-Produsen-dalam-Kegiatan-Ekonomi

Sebagai salah satu elemen utama dalam ekonomi seperti konsumen dan distributor, produsen memiliki perannya tersendiri dalam perputaran roda ekonomi. Berikut beberapa peran dari produsen dalam setiap kegiatan ekonomi.

  1. Sebagai penghasil barang atau jasa yang bisa ditawarkan pada konsumen untuk memenuhi kebutuhannya.
  2. Sebagai pihak yang mampu meningkatkan PDB (produk domestik bruto ) nasional.
  3. Sebagai pengguna yang memanfaatkan berbagai faktor produksi dalam kegiatannya modal, alam, pekerja.
  4. Sebagai pihak yang bisa mempengaruhi kebijakan pemerintah terkait ekonomi.
  5. Sebagai pihak yang mengupayakan kelancaran arus produksi barang.
  6. Sebagai wadah penyedia lapangan pekerjaan.

Setelah mengetahui berbagai hal terkait produsen, mungkin Anda juga sudah bisa memahami peran produsen dalam kegiatan ekonomi seperti apa. Tugas dan fungsi utama produsen adalah menciptakan suatu produk, terlepas dari pihak mana pun yang menjualnya.

Leave a Comment

x