7 Manfaat AFTA Bagi Perekonomian Indonesia dan Tujuannya

AFTA adalah kepanjangan dari Asean Free Trade Area. AFTA secara singkat bisa dikatakan sebagai kerjasama \antar negara ASEAN. Manfaat AFTA bagi perekonomian Indonesia tentu ada banyak. Jelasnya, kerjasama ini bertujuan untuk menciptakan kawasan bebas dagang bagi negara ASEAN.

Dengan demikian, daya saing ekonomi antar negara pun akan meningkat. Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi diharapkan akan meroket seiring dengan banyaknya aktivitas ekonomi yang dilakukan antar negara ASEAN.

Tujuan AFTA Bagi Perekonomian Indonesia

Tujuan-AFTA-Bagi-Perekonomian-Indonesia

Salah satu tujuan dari adanya AFTA adalah untuk meningkatkan kerjasama masing-masing negara ASEAN sehingga akan ada berbagai kebijakan baru untuk meningkatkan AFTA. Misalnya dengan mengurangi hambatan tarif.

Hambatan tarif atau tarif perdagangan yang ada di antara negara ASEAN semakin rendah atau bahkan berkurang karena AFTA. Perlu diketahui bahwa hambatan tarif merupakan kebijakan setiap negara guna melindungi produk dalam negeri masing-masing.

Bisa dibayangkan jika tanpa adanya hambatan tarif ini, produk luar negeri bisa jauh lebih banyak jumlahnya daripada produk dalam negeri. Maka produk dalam negeri bisa mengalami kerugian.

Dengan AFTA, hambatan tarif ini akan diminimalisir sehingga persaingan produk lokal dan negara ASEAN akan tetap sehat. Di sisi lain kegiatan ekspor dan impor lebih mudah dan murah, tapi bukan berarti bebas. Masing-masing negara tetap bisa memberikan kontrol untuk melindungi pelaku usaha lokal.

Peran AFTA bagi ekonomi Indonesia dan ASEAN sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi masing-masing negara. Berikut ini beberapa di antara tujuan AFTA di kawasan ASEAN secara umum:

  1. Menjadikan Indonesia dan negara ASEAN secara umum sebagai negara sumber produksi yang mampu bersaing.
  2. Menciptakan produk industri yang berdaya saing kuat di pasar internasional.
  3. Mendatangkan lebih banyak investor asing ke negara ASEAN untuk menanamkan modal.
  4. Meningkatkan perdagangan dan kegiatan ekonomi yang saling menguntungkan di antara anggota ASEAN.
  5. Mampu meningkatkan daya ekspor maupun impor antar negara ASEAN dan juga antar negara non ASEAN.
  6. Mendorong pertumbuhan investasi di dalam negara-negara ASEAN.

Jadi, tujuan AFTA bagi perekonomian Indonesia dan ASEAN secara umum itu sangat baik. Bukan hanya antar masing-masing negara ASEAN saja, tetapi juga antara ASEAN dan pasar global. Maka dari itu, sudah semestinya Indonesia secara khusus juga mendapatkan banyak keuntungan dari kerjasama ini.

Manfaat AFTA Bagi Perekonomian Indonesia Secara Khusus

Beberapa poin di atas adalah tentang manfaat dan tujuan AFTA secara umum. Sedangkan di bawah ini adalah manfaatnya secara khusus untuk ekonomi Indonesia:

1. Membuka Peluang Pasar Baru

Membuka-Peluang-Pasar-Baru Manfaat AFTA Bagi Perekonomian Indonesia

Hadirnya AFTA membuka kesempatan yang sangat besar serta luas untuk memperkenalkan produk-produk dalam negeri. Pelaku bisnis di tanah air tentu dapat merasakan manfaat AFTA bagi ekonomi Indonesia ini.

Misalnya, dengan AFTA mereka memiliki banyak kemudahan untuk melakukan pemasaran di seluruh negara ASEAN. Peluang pasar baru akan tercipta begitu juga dengan kompetisinya yang pada akhirnya dapat meningkatkan mutu dan kualitas produk dalam negeri.

2. Biaya Produksi dan Pemasaran Lebih Murah

Dengan adanya AFTA, maka pemerintah pun memberikan dukungan penuh bagi pengusaha lokal untuk bersaing di ASEAN. Kemudahan untuk ekspor dan impor di antara negara ASEAN tentu dapat menurunkan harga bahan baku ketika harus membeli dari negara ASEAN lain.

Bukan hanya biaya produksi yang semakin rendah, tetapi juga biaya pemasaran. Dalam hal ini, pengusaha lokal bisa lebih mudah bersaing dalam memasarkan produk ke negara ASEAN lain bahkan secara global. Pada intinya, ada banyak kemudahan yang mendorong biaya produksi dan pemasaran semakin rendah.

3. Produk di Pasar Domestik Lebih Beragam

Produk-di-Pasar-Domestik-Lebih-Beragam Manfaat AFTA Bagi Perekonomian Indonesia

Manfaat AFTA bagi perekonomian Indonesia berikutnya adalah produk di pasar domestik tanah air lebih beragam. Hal ini karena produk dari negara ASEAN lain ikut meramaikan pasar domestik. Ini membuat konsumen di tanah air juga memiliki semakin banyak pilihan.

Beragam produk dari negara ASEAN lain dengan perbedaan harga dan mutu akan meramaikan geliat ekonomi dalam negeri. Walau demikian, tentu secara sadar para pelaku usaha lokal akan lebih meningkatkan mutu produk agar memenangi persaingan pasar domestik dalam negeri.

4. Perizinan di Kawasan ASEAN Lebih Mudah

Perizinan-di-Kawasan-ASEAN-Lebih-Mudah

Bukan hanya izin untuk para pelaku usaha, tetapi juga untuk profesional lain seperti pengajar, dokter, akuntan, teknisi, dan lain sebagainya. Ya, semua tingkat profesional yang ingin mencari pengalaman bekerja di luar negeri (kawasan ASEAN), akan mendapatkan perizinan yang lebih mudah dari sebelumnya.

Ini akan membuka kesempatan yang lebih besar bagi tenaga profesional di tanah air. Bukan hanya untuk bersaing secara nasional tetapi juga secara internasional. Ini akan membuat para profesional lebih meningkatkan kemampuan mereka.

Apalagi, tingkat gaji di negara ASEAN lain seperti Malaysia dan Singapura lebih tinggi dari Indonesia. Maka secara langsung ini berdampak pada meningkatnya penghasilan tenaga profesional dalam negeri. Pada akhirnya, ini juga turut meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya para profesional.

5. Sumber Devisa dari Pariwisata Lebih Besar

Sumber-Devisa-dari-Pariwisata-Lebih-Besar. Manfaat AFTA Bagi Perekonomian Indonesia

Manfaat AFTA bagi Indonesia dapat terlihat jelas dari sektor pariwisata. Apalagi, Indonesia kaya dengan potensi wisatanya. AFTA dapat mendatangkan lebih banyak lagi devisa bagi negara sehingga AFTA bisa menjadi sumber devisa. Tentu saja, ini harus didukung dengan pengelolaan pariwisata yang berstandar.

Bukan hanya pelayanan yang memiliki standar tinggi, tetapi juga semua hal yang terkait dengan sektor wisata. Misalnya akomodasi, area wisata yang bersih dan tertata rapi begitu juga dengan pedagang lokal yang ramah serta menjajakan produk dengan harga wajar.

6. Investor Lebih Banyak Lagi

Investor-Lebih-Banyak-Lagi

Manfaat AFTA bagi perekonomian Indonesia juga akan terlihat dari banyaknya jumlah investor yang menanamkan modal di Indonesia. Bahkan, nilai investasi yang sebelumnya sudah ada akan menjadi lebih besar lagi. Ini karena Indonesia adalah negara yang berjumlah sangat besar.

Bahkan, banyak negara lain secara global mengakui bahwa dengan jumlah di atas 250 juta jiwa, Indonesia adalah pasar yang sangat besar. Apalagi tingkat konsumsi masyarakat tanah air juga tergolong tinggi. Bagi investor, tentu ini sangat menggiurkan untuk mendulang keuntungan, apalagi dengan adanya AFTA.

7. Produk Indonesia Lebih Mudah Masuk ke Negara ASEAN

Produk-Indonesia-Lebih-Mudah-Masuk-ke-Negara-ASEAN

Jika sebelum AFTA, pelaku usaha katakanlah berjuang sendiri untuk menembus pasar ASEAN, maka dengan adanya AFTA itu tidak terjadi lagi. Pemerintah secara serius memberikan dukungan penuh terhadap pelaku usaha tanah air untuk memasarkan produk di negara ASEAN.

Bisa dikatakan ini adalah salah satu manfaat AFTA bagi pelaku usaha Indonesia yang sangat menguntungkan. Bagaimana tidak, kini produk-produk mereka bisa dengan mudah tersebar di negara-negara ASEAN tanpa adanya peraturan yang menyulitkan.

Mereka hanya perlu meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing dengan pasar negara-negara ASEAN. Sehingga secara tidak langsung, ini pun akan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam negeri untuk meningkatkan kualitas dan standar sesuai dengan pasar negara ASEAN.

Jadi, manfaat AFTA bagi perekonomian Indonesia ini sangat besar, termasuk juga untuk pengusaha. Bagaimanapun ini kemudian berdampak bagi meningkatkan pendapatan ekonomi negara. Masyarakat secara umum pun dapat merasakan manfaat adanya AFTA ini.

Leave a Comment

x