Modal Usaha Mie Ayam Bakso Termasuk Alat dan Bahan

Mie ayam dan bakso adalah makanan kegemaran masyarakat Indonesia. Semakin banyak penggemar makanan satu ini, semakin banyak pula masyarakat yang ingin memulai usaha berjualan mie ayam dan bakso. Modal usaha mie ayam bakso bisa dimulai dengan membuka toko online.

Menjual mie ayam secara online, bisa menjadi pilihan bagi pemilik modal kecil. Lalu, berapakah sebenarnya minimal modal yang diperlukan untuk memulai bisnis mie ayam dan bakso ini? Apa saja tips yang bisa digunakan untuk memulai usaha agar bisa bertahan lama?

Jenis-Jenis Usaha Mie Ayam Bakso

Jenis-Jenis-Usaha-Mie-Ayam-Bakso

Biasanya pedagang mie ayam dan bakso menjual dagangannya dengan gerobak. Ada pedagang yang berjualan secara keliling dengan gerobaknya, ataupun membuka toko atau warung di tempat tertentu. Tidak jarang pula para pedagang menjadikan rumah sebagai tempat berjualannya.

Selain dua cara tersebut, ada juga pedagang yang melakukan kerjasama untuk memulai usaha waralaba. Jadi, apa sebenarnya yang membedakan dari jenis-jenis usaha tersebut?

1. Pedagang Keliling

Mie ayam dan bakso gerobak merupakan jenis usaha mie ayam yang banyak ditemukan dijalanan. Biasanya para pedagang menjual mie ayam dan bakso dengan gerobak secara keliling. Pedagang biasa menjual dagangannya mulai dari pagi hingga sore hari.

Jenis usaha yang satu ini tidak membutuhkan tempat sewa, sehingga modal yang dikeluarkan menjadi lebih kecil dibandingkan dengan pedagang yang membuka toko atau warung.

Meskipun begitu, terkadang ada juga pedagang keliling yang menjadikan titik keramaian tertentu sebagai tempat berjualannya. Tempat-tempat tersebut seperti di event car free day atau di sekitar lingkungan sekolah.

2. Membuka Toko Atau Warung

Membuka warung adalah jenis usaha mie ayam bakso selanjutnya. Berbeda dengan pedagang keliling, membuka warung mie ayam bakso membutuhkan modal yang jauh lebih besar. Tidak hanya memerlukan gerobak untuk berjualan, para pedagang juga membutuhkan tempat untuk berjualan.

Tidak jarang pula para pedagang membayar sewa bulanan untuk tempat jualan tersebut. Selain itu, para pedagang juga membutuhkan kursi dan meja yang harus ada untuk tempat pelanggan menikmati mie ayam dan bakso yang disajikan.

3. Pedagang Waralaba

Sesuai dengan namanya, pedagang mie ayam bakso yang satu ini melakukan kerjasama dengan pihak lain untuk memulai usahanya. Pihak yang dimaksud biasanya merupakan pengusaha besar yang telah memiliki nama atau brand mie ayam dan bakso yang dikenal masyarakat.

Bagi yang ingin memulai usaha ini, dana sebesar Rp. 10.000.000 sudah bisa menjadi modal usaha mie ayam bakso. Dengan modal tersebut, para pedagang sudah mendapatkan peralatan dan bahan lengkap untuk berjualan, sehingga tidak perlu susah payah mencari bahan dan alat untuk memulai usaha.

Hal yang lebih menyenangkan dari jenis usaha ini, para pedagang juga menerima pelatihan sebelum membuka usaha. Selain itu, nama brand yang sudah dikenal masyarakat, juga menjadi salah satu daya tarik.

4. Pedagang Online

Jenis usaha online menjadi jenis usaha yang saat ini banyak diminati masyarakat. Modal yang dianggap lebih kecil menjadi salah satu penyebabnya. Beragam barang bisa dijual dengan menggunakan jenis usaha yang satu ini, termasuk mie ayam bakso.

Tidak jarang pula para pedagang membuat inovasi dengan menjual mie ayam bakso melalui metode frozen food. Dengan cara tersebut, penjualan bisa menjangkau daerah atau wilayah yang jauh lebih luas.

Selain itu, berjualan mie ayam bakso secara online tidak memerlukan tempat berjualan dan gerobak. Hal inilah yang membuat modal yang diperlukan sedikit lebih murah. Para pedagang hanya perlu menyiapkan resep mie ayam dan bakso yang enak, serta melakukan promosi yang baik di sosial media.

Tips Untuk Memulai Usaha Mie Ayam Bakso

Tips-Untuk-Memulai-Usaha-Mie-Ayam-Bakso

Mengetahui tips memulai usaha yang baik adalah hal lain yang perlu diperhatikan selain menyiapkan modal usaha mie ayam bakso. Jangan sampai modal yang dipakai habis begitu saja, tanpa memperoleh keuntungan sedikitpun.

Setelah mengetahui dan memilih jenis usaha mie ayam bakso yang ingin dijalani, hal lain yang harus disiapkan adalah resep yang enak dan sehat. Usaha makanan menjadi jenis usaha yang cukup beresiko, karena para penggiat usaha harus benar-benar pintar dalam memilih bahan makanan.

Jangan sampai niat untuk meminimalisir modal, justru membuat pelanggan sakit karena bahan makanan yang tidak sehat. Selain itu, rasa makanan yang ditawarkan harus menjadi ciri khas agar membuat pelanggan betah membeli mie ayam bakso yang dijual.

Selain resep yang enak, pedagang juga harus pintar dalam melakukan inovasi. Diluar sana, sudah banyak jenis makanan yang dijual dengan beragam menu unik dan menarik.

Sebelum memulai usaha, para pedagang bisa memikirkan inovasi yang ingin dilakukan, misalnya dengan menyiapkan beragam toping pada mie ayam dan bakso yang dijual. Memilih beragam nama unik untuk menu mie ayam dan bakso, juga bisa menjadi pilihan inovasi lainnya.

Tips terakhir yang tidak kalah penting adalah tentang promosi dan pemilihan tempat berjualan. Pastikan untuk selalu menyiapkan bahan promosi, misalnya dengan menyebar brosur atau mempromosikan usaha di sosial media.

Rincian Modal Usaha Mie Ayam Bakso Untuk Pemula

Rincian-Modal-Usaha-Mie-Ayam-Bakso-Untuk-Pemula

Modal usaha mie ayam bakso yang diperlukan yakni bahan dan alat seperti gerobak, panci, alat makan dan minum, serta bahan membuat mie ayam bakso. Modal yang dibutuhkan bisa dimulai dari Rp. 3.000.000 hingga puluhan juta rupiah, tergantung jenis usaha yang ingin dijalani.

Berikut ini terdapat tabel yang berisi estimasi modal awal yang diperlukan untuk membuka usaha mie ayam bakso. Tabel pertama berisi alat-alat yang diperlukan untuk memulai usaha.

1. Modal Alat

AlatJumlahHarga
Gerobak1 buahRp.1.750.000
Panci mie1 setRp.185.000
Saringan mie1 buahRp.55.000
Mangkuk1 lusinRp.75.000
Sendok1 lusinRp.10.000
Sumpit1 lusinRp.13.000
Garpu1 lusinRp.10.000
Gelas plastik1 lusinRp.28.000
Teko1 buahRp.20.000
Gas elpiji12 kgRp.400.000
Meja dan kursi 1 meja, 4 kursiRp.650.000
Botol kecap dan saos1 buahRp.12.000
TotalRp.3.208.000

Tabel tersebut adalah tabel informasi alat-alat yang diperlukan untuk modal awal usaha mie ayam bakso. Selain itu, berikut ini terdapat tabel kedua yang berisi informasi mengenai total minimal modal yang diperlukan untuk membeli bahan-bahan dalam membuat mie ayam bakso.

2. Modal Bahan Mie Ayam Bakso

BahanJumlahHarga
Mie1 kgRp.20.000
Daging ayam1 kgRp.34.000
Kecap1 kgRp.42.000
Minyak goreng1 literRp.24.000
Sawi hijau1 kgRp.15.000
Daun bawang1 kgRp.18.000
Saos1 kgRp.21.000
Bakso1 kgRp.90.000
Kerupuk pangsit1 kgRp.40.000
Bumbu pelengkap Rp.100.000
TotalRp.404.000

Jumlah barang dan harga yang tertera dalam dua tabel tersebut adalah perkiraan jumlah minimal barang dan harga yang diperlukan. Modal tersebut bisa lebih tinggi atau lebih rendah, tergantung dengan jumlah barang dan tempat membeli barang-barang tersebut.   

Selanjutnya, dengan modal Rp.404.000 sudah bisa membuat 1 kg mie ayam bakso dengan perkiraan porsi sebanyak 12 mangkuk. Harga yang tertera bisa lebih tinggi atau lebih rendah, sesuai dengan harga pasar di wilayah masing-masing.

Berapapun modal usaha mie ayam bakso yang dimiliki, baik modal kecil ataupun besar, hal yang juga harus menjadi perhatian yakni resep dan promosi. Memastikan rasa dan kebersihan bahan makanan, serta terus melakukan promosi menjadi cara terbaik untuk mempertahankan usaha yang dijalani.

Leave a Comment

x