Cara Membuka ATM BNI, Syarat, Prosedur, dan Biaya

Membuka ATM BNI memerlukan beberapa syarat dan cara untuk bisa menjadi seorang nasabah. Bagaimanakah proses menjadi seorang nasabah BNI?

BNI adalah bank yang dikelola oleh BUMN dan memiliki nasabah di berbagai wilayah Indonesia. Membuka rekening tabungan di BNI akan mendapatkan kartu ATM yang bisa digunakan untuk mengakses layanan perbankan. Cara membuka ATM BNI sendiri terbilang mudah.

Dengan memiliki ATM BNI, maka seorang nasabah bisa mengakses berbagai macam layanan apapun mulai dari cek saldo, tarik tunai, transfer antar bank, hingga melakukan pembayaran mulai dari PLN, TV kabel, internet, PDAM dan sebagainya. Lalu, bagaimana cara untuk membuat kartu ATM BNI?

Cara Membuka ATM BNI

Cara-Membuka-ATM-BNI
  1. Nasabah bisa langsung datang menuju kantor cabang BNI yang terdekat.
  2. Sampaikan pada petugas satpam mengenai keinginan untuk buat rekening BNI.
  3. Isilah formulir pendaftaran dan tidak lupa serahkan kartu identitas.
  4. Lakukan setoran awal ke bagian teller.
  5. Jika sudah melakukan setoran, maka tunggu saja proses pembukaan rekening tabungan dan nasabah akan mendapatkan kartu ATM baru.
  6. Jika proses pembuatan buku rekening BNI sudah selesai, maka langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah melakukan berbagai macam transaksi.
  7. Nasabah akan mendapatkan sebuah buku rekening beserta kartu ATM BNI. Kartu ATM bisa digunakan di berbagai mesin ATM, baik gerai ATM BNI hingga jaringan PRIMA.

Syarat Membuka ATM BNI

Seperti yang sedikit disinggung di atas bahwa untuk membuat rekening BNI atau membuat ATM BNI itu sangat mudah. Namun, perlu diingat bahwa untuk membuat ATM BNI atau rekening BNI diperlukan beberapa syarat yang harus Anda penuhi. Apa saja syarat membuat ATM BNI?

1.     Kartu Identitas

Kartu-Identitas

Syarat yang paling utama untuk membuka rekening tabungan di BNI adalah membawa kartu identitas yang masih aktif. Gunakan KTP atau SIM bagi Warga Negara Indonesia.

Adapun untuk Warga Negara Asing bisa gunakan paspor atau bisa juga KITAS. Jika tidak ada KITAS, maka bisa gunakan KITAP.

2.     Membawa Setoran Awal

Membawa-Setoran-Awal

Selain membawa dokumen berupa kartu identitas, nasabah juga harus membawa uang sebagai setoran awal. Nominal untuk setoran awal sendiri berbeda-beda karena disesuaikan dengan jenis tabungan yang nasabah pilih.

3.     Bawa SIUP

Bawa-SIUP

Bagi seorang pengusaha maupun memiliki sebuah CV/PT, maka pihak bank akan meminta dokumen tambahan berupa SIUP atau Surat Izin Usaha dan Perdagangan (SIUP) jika memang rekening tabungan yang dibuat atas nama badan usaha maupun organisasi.

Namun jika rekening tabungan yang dibuka atas nama pribadi, maka tidak perlu membawa SIUP sebagai dokumen tambahan. Kemudian jika pembukaan rekening ini mewakili sebuah badan usaha, maka lampirkan juga surat kuasa.

Nah, surat kuasa ini penting untuk dikeluarkan oleh pengurus organisasi dan berisi pernyataan yang mana nasabah sudah ditunjuk untuk membuka rekening BNI atas nama organisasi yang berkaitan.

4.     NPWP

NPWP

Baik membuka rekening untuk pribadi maupun perusahaan, Bank Mandiri mensyaratkan adanya Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk dilampirkan. Namun, jika perseorangan tidak memiliki NPWP, maka tidak menjadi syarat yang wajib.

Prosedur Membuka ATM BNI

1.     Siapkanlah Berkas-berkas yang Menjadi Persyaratan

cara-membuka-atm-bni--Siapkanlah-Berkas-berkas-yang-Menjadi-Persyaratan

Setelah membaca persyaratan yang harus dibawa ke kantor cabang BNI, maka pastikan untuk mempersiapkannya dengan sedetail mungkin. Sesuaikan persyaratan dengan rekening tabungan yang hendak dibuka.

Jika ingin membuka ATM atas nama di luar keperluan pribadi, maka tambahkan lampiran berupa surat kuasa, NPWP dan SIUP.

2.     Mengunjungi Kantor Cabang BNI

cara-membuka-atm-bni-Mengunjungi-Kantor-Cabang-BNI

Setelah menyiapkan syarat dokumen sesuai dengan jenis rekening tabungan yang dibuka, maka kunjungi kantor cabang Bank BNI paling dekat dari domisili atau tempat tinggal.

3.     Minta Nomor Antrian

cara-membuka-atm-bni-Minta-Nomor-Antrian

Setelah mengetahui lokasi kantor cabang BNI mana yang ingin dikunjungi, maka akan ada petugas satpam yang siap menyambut di depan pintu masuk. Nantinya, petugas akan bertanya mengenai keperluan datang ke bank.

Nasabah bisa sampaikan kepada petugas satpam jika hendak membuka rekening di BNI. Setelah itu, petugas satpam akan memberikan sebuah nomor antrian untuk pergi ke bagian customer service.

4.     Tunggu Antrian di Customer Service

cara-membuka-atm-bni-Tunggu-Antrian-di-Customer-Service

Jika sudah mendapat nomor, tunggu saja sampai nomor antrian dipanggil. Setelah dipanggil, maka sampaikan jika hendak membuka rekening tabungan di ATM.

Sebelum memproses pendaftaran nasabah BNI, maka customer service akan meminta persyaratan yang ditetapkan oleh pihak bank. Serahkan semua dokumennya kecuali uang setoran. Customer service akan mengecek semua syarat yang sudah dibawa oleh nasabah.

5.     Isi Formulir Pendaftaran Nasabah

Isi-Formulir-Pendaftaran-Nasabah

Selesai menyerahkan syarat dokumen yang dibutuhkan, maka Customer Service akan menawarkan beberapa jenis tabungan rekening yang disediakan oleh BNI. Pilihlah yang dirasa paling sesuai.

Jika sudah merasa yakin dengan pilihannya, maka Customer Service akan memberikan nasabah sebuah formulir yang berisikan pendaftaran untuk diisi. Nah, di sini nasabah bisa mengisi formulir yang Customer Service berikan dan pastikan tidak ada yang terlewat.

6.     Tunggu Proses Pembuatan Buku Tabungan

Tunggu-Proses-Pembuatan-Buku-Tabungan

Setelah semua formulir diisi semua, maka Customer Service akan langsung memproses pembukaan rekening tabungan. Selanjutnya, nasabah akan mendapatkan buku tabungan plus kartu ATM untuk digunakan.

7.     Mulai Setoran Awal ke Teller

Mulai-Setoran-Awal-ke-Teller

Jika sudah ada buku tabungan baru dan kartu ATM, maka nasabah bisa mulai melakukan setoran awal sesuai ketentuan yang disyaratkan dengan mengambil antrian menuju teller. Jika sudah melakukan setoran, maka buku tabungan dan kartu ATM sudah bisa digunakan.

Berapa Biaya Membuka ATM BNI?

cara-membuka-atm-bni-Berapa-Biaya-Membuka-ATM-BNI

Apakah membuat buku rekening tabungan di BNI ini berbayar? Jika ya, berapakan tarif biaya yang harus dikeluarkan untuk membayarnya? Berikut adalah rincian biaya jika ingin membuka ATM di BNI:

  1. Bagi yang membuka rekening dengan jenis BNI Taplus, maka minimal setoran di awal yang harus dikeluarkan adalah Rp500 ribu jika tinggal di Jabodetabek. Sementara untuk yang tinggal di luar Jabodetabek bisa membayar Rp250 ribu.

Nantinya, jika rekening sudah jadi, maka saldo bisa ditarik dan sisakan minimal Rp150 ribu untuk mengendap.

  1. Untuk tabungan BNI jenis Simpanan Pelajar, maka setoran awal yang harus dibayarkan adalah Rp5 ribu saja dan saldo tersisa di tabungan adalah Rp5 ribu.
  2. Khusus rekening BNI Taplus untuk Anak dan Muda, maka dana yang menjadi setoran awal adalah Rp100 ribu dan saldo mengendap adalah Rp50.000.
  3. Bagi yang hendak membuka tabungan BNI Haji, maka setoran awal yang harus dikeluarkan adalah Rp500 ribu. Jika jumlah uang yang ditabung cukup untuk biaya haji, maka uang bisa ditarik dan sisakan Rp500 ribu untuk disimpan.
  4. Untuk pemilik bisnis atau pengusaha yang ingin membuka rekening BNI Taplus Bisnis, maka setoran awal yang harus dikeluarkan adalah Rp1 juta dan saldo rata-rata yang mengendap setiap bulannya adalah Rp1 juta.

Membuka ATM BNI membutuhkan beberapa persyaratan seperti kartu identitas dan setoran awal. Setelah syaratnya mencukupi, maka nasabah bisa datang ke kantor cabang BNI dan mengambil antrian ke Customer Service untuk diproses pendaftaran menjadi seorang nasabah BNI.

Leave a Comment

x