Modal Ternak Bebek Petelur dan Pedaging, Ini Simulasi Biayanya

Beternak bebek menjadi bisnis yang menjanjikan untuk sekarang ini. Banyak yang mengira, modal ternak bebek selalu menghabiskan biaya tinggi, terhitung puluhan bahkan sampai ratusan juta.

Tak perlu bingung, untuk sekarang ini Anda sudah bisa membuka usaha hanya dengan modal Rp8.000.000 saja untuk memulai usaha ternak 100 ekor bebek. Selain itu, Anda juga bebas memilih antara ternak bebek petelur atau ternak bebek pedaging.

Modal Ternak Bebek Petelur

1. Modal Beli Bibit

Modal-Beli-Bibit

Tak kalah dengan telur ayam, telur bebek juga banyak digemari oleh masyarakat sekitar. Tak aneh jika banyak yang tertarik untuk membuka usaha ternak bebek petelur. Selain harganya yang lebih mahal dari telur ayam, telur bebek juga sering menjadi incaran pedagang olahan makanan.

Itulah beberapa alasan banyak yang membuka usaha ternak bebek petelur. Bagi Anda yang hendak memulai bisnis ternak namun modal belum matang, harap jangan berkecil hati. Untuk orang yang baru merintis usaha disarankan untuk beternak kurang dari atau 100 ekor bebek saja lebih dulu.

Umur Day Old Duck (DOD) atau bibit ternak bebek yang bagus biasanya berumur 1-2 minggu. Harga DOD biasanya dijual berkisar Rp9.500 sampai Rp10.000 per ekor.

Jika Anda hendak memulai ternak 100 ekor bebek petelur, maka kurang lebih modal ternak bebek untuk bibit sekitar Rp1.000.000.

2. Modal Selain Bibit

Seperti yang sudah tertera di pembahasan sebelumnya, dibutuhkan modal kurang lebih sekitar Rp1.000.000 untuk memulai 100 ekor bebek petelur. Itu baru modal awal pembelian DOD petelur saja. Belum untuk biaya kandang, pakan, alat penunjang, vaksin dan modal lainnya.

Untuk modal pembuatan kandang, diperkirakan akan menghabiskan modal sekitar Rp4.000.000. Itu sudah termasuk tempat makan dan minum, juga kotak DOD dengan lampu pemanas dan ventilasi di dalamnya.

Hal ini dimaksudkan menghangatkan bibit bebek petelur yang masih berumur 1-2 minggu.

Selanjutnya menghitung modal awal pembelian pakan untuk bebek petelur. Pembelian pakan harus dihitung sesuai pemakaian per bulannya.

Jika 1 pcs pakan bebek berkisar Rp15.000, maka dikalikan dengan jumlah 100 ekor. Maka modal awal untuk pakan bebek kurang lebih Rp1.500.000.

Pertumbuhan bebek juga harus diperhatikan. Kesehatan unggas ini harus dijaga dengan baik supaya telur yang dihasilkan juga berkualitas.

Diperlukan vitamin atau vaksin untuk mencegah bebek terjangkit penyakit. Modal awalnya berkisar Rp500.000 untuk pembelian 1 set vitamin dan vaksin.

Selanjutnya modal biaya untuk alat penunjang. Ambillah contoh seperti terpal atau sekop untuk menampung dan membersihkan kotoran bebek. Di tambah pembuatan pagar supaya bebek tidak ada yang keluar dari area kandang. Biaya ini bisa diakumulasikan sekitar Rp500.000.

Siapkan juga biaya sebesar Rp300.000 untuk persiapan bilamana ada pengeluaran mendesak lainnya.

Jika diakumulasikan biaya keseluruhan, mulai dari membeli bibit 100 ekor bebek petelur, pembuatan kandang, pakan ternak, vaksin/vitamin, alat penunjang termasuk biaya lainnya. Maka kurang lebih modal usaha ternak bebek petelur yang harus dipersiapkan sekitar Rp7.750.000.

Modal Ternak Bebek Pedaging

1. Modal Bibit

Modal-Bibit

Salah satu alasan peternak memutuskan untuk beternak bebek pedaging sebagai usaha adalah soal biaya yang jauh lebih mudah dibanding dengan bebek petelur. Selain itu, bebek pedaging sering kali diincar oleh pengusaha restoran, rumah makan atau pedagang olahan.

Usia panen bebek pedaging lebih cepat dibanding usia panen petelur. Di mana, pedaging bisa langsung dipanen setelah berumur 40-60 hari dari masa setelah pemberian konsentrat. Biasanya bebek pedaging didominasi oleh bebek jantan yang tidak memiliki kemampuan bertelur.

Harga pembelian bibit ternak (DOD) bebek pedaging biasanya berkisar antara Rp7.500 sampai Rp9.000. Terbilang lebih murah daripada bibit ternak bebek petelur.

2. Menghitung dan Menganalisis Modal Ternak Bebek Pedaging 100 Ekor

  1. Saat hendak ternak 100 ekor bebek pedaging, diperlukan hitungan pengeluaran modal secara rinci. Jika harga dari satu bibit bebek pedaging adalah Rp7.500, maka jumlah modal utama pembelian DOD bebek pedaging adalah sebesar Rp750.000.
  2. Termasuk pembuatan kandang yang kurang lebihnya berkisar Rp4.000.000, itu sudah termasuk biaya perlengkapan kandang. Dalam perhitungan ini, kemungkinan besar modal yang dikeluarkan beda tipis dengan bebek petelur.
  3. Pakan bebek pedaging bahkan lebih murah dari pembelian pakan bebek petelur, yakni berkisar di harga Rp1.350.000 untuk satu bulan penuh.
  4. Untuk biaya operasional seperti listrik dan air, jika digabungkan dengan biaya alat penunjang maka dibutuhkan modal berkisar Rp500.000. 
  5. Harga biaya operasional terbilang sama dengan pengeluaran untuk biaya vitamin dan vaksin yakni Rp500.000.
  6. Siapkan saja biaya cadangan sebesar Rp300.000 untuk berjaga-jaga dari pengeluaran mendesak.

Maka jika diakumulasikan, perkiraan modal usaha ternak bebek pedaging secara keseluruhan adalah sebesar Rp7.400.000.

Keuntungan Ternak Bebek Petelur dan Pedaging

1. Keuntungan Ternak Bebek Petelur

Keuntungan-Ternak-Bebek-Petelur

Jika semisal dari satu bebek menghasilkan sedikitnya satu butir saja, lalu satu butir itu laku dengan harga Rp1.500, belum lagi telur bebek akan diolah kembali menjadi olahan telur asin yang memiliki harga sebesar Rp3.000.

Jika dari 100 ekor bebek minimalnya menghasilkan 60-80 butir per hari, maka keuntungan yang bisa didapatkan dari penjualan telur bebek (yang sudah diolah menjadi telur asin) adalah berkisar antara Rp2.000.000 – 2.400.000.

Belum lagi telur bebek yang sengaja dibiarkan menetas sehingga menghasilkan DOD baru yang dijual seharga Rp9.500, maka dari 80 bibit ternak yang dijual berarti bisa menghasilkan Rp750.000.

Jika menggunakan perhitungan pendapatan sementara, maka perkiraan pendapatan bersih dari penjualan bebek petelur adalah kurang lebih berkisar Rp2.250.000. Perlu diingat lagi, nominal ini belum masuk pendapatan bersih yang dihitung per bulannya.

Keuntungan akan berlipat-lipat jika penjualan bebek siap telur juga ikut dihitung. Terlebih lagi, harga bebek siap telur jauh lebih mahal dibanding bebek yang masih dalam kondisi pemberian konsentrat.

2. Keuntungan Ternak Bebek Pedaging

Keuntungan-Ternak-Bebek-Petelur

Salah satu keuntungan dari ternak bebek pedaging adalah tingkat angka kerugiannya yang terbilang rendah. Umur panen bebek pedaging yang terbilang singkat juga menjadi salah satu keuntungannya. Saat usia tiga minggu, bebek pedaging sudah boleh diberi konsentrat.

Setelah diberi konsentrat, bebek pedaging sudah bisa dipanen 40-60 hari setelahnya. Satu ekor bebek pedaging biasanya dijual berkisar Rp45.000 per ekor. Itu pun untuk bobot 1 kg.

Berbeda dengan ternak bebek petelur yang lebih besar berisiko mengalami kerugian. Modal yang mahal juga durasi lama saat membesarkan DOD menjadi bebek siap bertelur adalah salah satu faktornya.

Usaha ternak bebek pedaging adalah salah satu upaya untuk menutupi kerugian yang ditimbulkan ternak bebek petelur. Karena sejatinya bisnis, tidak akan lepas dari namanya rugi.

Apalagi modal besar yang dikeluarkan untuk beternak bebek petelur, tak menutup kemungkinan kerugian yang dihasilkan juga besar.

Semua modal ternak bebek yang sempat dibahas tadi tak sampai 10 juta, baik itu ternak bebek petelur atau pedaging, semuanya hanya berkisar antara 8 jutaan saja. 

Perlu diingat, jumlah modal delapan juta hanya berlaku untuk ternak yang dimulai dari pemeliharaan bibit sampai menghasilkan telur. Tidak berlaku untuk peternak yang memulai bisnis ternak saat bebek sudah siap bertelur.

Leave a Comment

x