4 Ciri-ciri Saham Gorengan Terbaik Hari Ini 2022

Kini, saham gorengan sedang banyak disorot di pasar modal dan juga di otoritas bursa. Dalam dunia investasi saham ini tidak ada saham gorengan terbaik, karena jenis saham ini harus dihindari oleh para investor.

Namun banyak juga trader dan investor yang meraih keuntungan fantastis dari saham ini. Saham gorengan merupakan jenis saham yang dimana harga sahamnya memang sengaja direkayasa. Tujuan dari saham ini adalah supaya pergerakan saham menjadi naik.

Pengertian Saham Gorengan Terbaik

Pengertian-Saham-Gorengan-Terbaik

Saham yang satu ini yang dianalogikan seperti makanan yang berupa gorengan. Yaitu jenis makanan yang semakin renyah jika digoreng dalam waktu yang lama. Ternyata hal ini juga berlaku dalam dunia investasi saham.

Saham gorengan terbaik merupakan jenis saham di perusahaan dengan kenaikan nilai yang di luar kebiasaan harga saham secara umum. Hal itu disebabkan oleh pergerakan saham yang direkayasa oleh pelaku pasar yang memiliki tujuan tertentu.

Walaupun rasanya enak tapi jika terlalu banyak maka makan gorengan yang terlalu banyak akan menimbulkan kolesterol. Sama halnya dengan saham gorengan tersebut, akan membahayakan investor itu sendiri.

Cara kerja dari saham gorengan ini sederhana saja, yaitu para bandar yang menyebarkan isu bohong yang masih berhubungan dengan kinerja dari industri usaha atau kinerja perusahaan tersebut. 

Mereka juga membuat target pembelian saham yang palsu supaya memberi kesan banyak investor yang suka dengan pembelian saham tersebut. Harga saham pun semakin lama akan semakin tinggi, dan para investor pun mulai tertarik dengan sahamnya.

Para investor tentu tidak mau terjebak di dalam saham yang tidak potensial. Jika sudah dijual oleh para bandar maka sahamnya tidak akan likuid dan investor pun terlanjur masuk ke investasi saham itu.

Ciri-ciri dari Saham Gorengan

Ciri-ciri-dari-Saham-Gorengan

Sebaiknya jangan percaya begitu saja dengan istilah saham gorengan terbaik, karena manis di awal tapi hasilnya bisa membahayakan. Maka kenalilah saham gorengan yang bisa dilihat dari ciri-cirinya, seperti berikut:

1. Kenaikan Harga yang Cukup Signifikan

Ketika harga saham mengalami kenaikan tentu hal itu menjadi sesuatu yang wajar. Namun nilai kenaikannya pun harus dalam taraf wajar. Contohnya dengan pembukaan harga Rp.500,- maka penutupannya pun Rp.550,-.

Namun apabila kenaikannya lebih dari 10% per harinya apalagi harga sahamnya murah, maka saham tersebut terindikasi saham gorengan yang memang digoreng oleh para bandar. Harga murah tidak membuat semua investor tertarik.

Maka ketika membeli saham sebaiknya lebih berhati-hati. Amati juga bagaimana pergerakan harga saham dalam jangka waktu tertentu. Misalnya apakah sahamnya memang layak dibeli atau tidak.

2. Volume Perdagangan yang Tak Wajar

Jika dilihat dari segi volume perdagangan maka saham gorengan terbaik ini termasuk jenis saham perdagangan terbesar, dibandingkan jenis saham lainnya. Serta berasal dari emiten yang namanya sudah dikenal.

Bukan karena memiliki banyak peminat tetapi karena volume dagangnya memang dimainkan oleh para bandar. Maka dengan sengaja para bandar akan membeli saham dalam jumlah besar supaya sahamnya bisa naik secara drastis.

Mereka juga rela melakukan penawaran dan semua orang yang terjun ke dunia saham ini ingin memperoleh harga yang murah. Hal itu tentu sangat tidak masuk akal. 

Padahal orang-orang yang bermain saham ingin memperoleh harga murah supaya nilai investasinya maksimal. Maka setelah sahamnya dijual investor pun akan mendapatkan keuntungan dalam nilai yang besar.

3. Antrian Jualnya Sedikit

Apabila dibandingkan dengan permintaan/bid maka jumlah offernya jauh lebih sedikit dan tidak signifikan. Hampir sama dengan hukum dagang jika permintaannya tinggi dengan penawaran rendah, maka harga barangnya pun menjadi mahal.

Biasanya bandar akan melakukan wait and see karena jika kenaikannya signifikan maka tingkat ketertarikan ritel dalam pembelian saham menjadi besar. Namun jika dipikir ulang secara logika, trader/investor akan menjual harga sahamnya jika harga naik.

Keuntungannya pun telah mencapai target di awal, karena peningkatan harga saham ini biasanya belum tentu akan terjadi lagi keesokan harinya. Daripada rugi maka lebih baik dijual dan keuntungannya dinikmati meskipun jumlahnya tidak banyak.

4. Harga Saham yang Tinggi Meskipun Perusahaan Merugi

Bukan rahasia jika harga dari saham gorengan selalu di atas walaupun kondisi keuangan suatu perusahaan sedang dalam kondisi tidak baik. Dilihat lagi secara logika tentu tidak ada trader/investor yang mau berinvestasi pada emiten yang memiliki kinerja tidak baik.

Harga saham yang tinggi ini disebabkan oleh perusahaan yang disokong dengan modal oleh bandar yang membuat harga sahamnya meningkat. Maka penting juga untuk melihat bagaimana kondisi keuangan perusahaan, sebelum akhirnya dibeli.

Lihat juga berapa pendapatan perusahaan secara kotor, berapa pengeluarannya, dan berapa keuntungan/kerugian perusahaan yang diterima setiap tahunnya. 

Lihat juga bagaimana laporan keuangan perusahaan, bisa melalui website resmi mereka atau keterbukaan mengenai informasi perusahaan yang ada di situs BEI. 

Kemudian perhatikan dengan teliti supaya tidak terjebak dengan permainan bandar dalam saham gorengan terbaik misalnya.

5. Dikuasai oleh Emiten yang Baru

Walaupun harganya cukup terjangkau tapi tetaplah berhati-hati pada munculnya para emiten baru. Biasanya emiten yang barulah yang terindikasi sebagai saham gorengan karena harganya yang terjangkau.

Masuknya emiten baru ini tentu harus sudah disetujui oleh OJK, tapi bagaimana kinerja emiten yang sebenarnya belum diketahui. Daripada nilai portofolionya hancur di akhir maka sebaiknya investasikan dana sedikit lebih awal.

Kemudian beberapa bulan/tahun berikutnya emiten tersebut bisa dilihat, apakah mereka memang layak atau tidak.

Cara Menyikapi Saham Gorengan

Walaupun banyak efek negatif dari saham gorengan tapi bukan berarti saham ini tidak boleh dibeli. Saham gorengan terbaik masih bisa dibeli dengan beragam karakter dan risiko yang harus dipahami. Cara menyikapinya bisa dengan langkah berikut:

1. Pantau Terus Harga Pasar

Pantau-Terus-Harga-Pasar

Saham gorengan merupakan saham yang biasanya dibeli oleh para investor dalam jangka waktu yang pendek sekali. Dengan permintaan yang berasal dari bandar tentu akan lebih sulit menebak kapan harga sahamnya naik/turun.

Maka pantau terus harga pasarnya, dan apabila nilainya sudah lebih dari batas toleransi yang telah ditetapkan, maka segera jual saham tersebut. 

Hal itu disebut dengan cut loss, yaitu tindakan penjualan saham untuk menghindari kerugian besar yang disebabkan oleh adanya pergerakan harga yang berlawanan.

2. Membeli dengan Porsi yang Cukup

Membeli-dengan-Porsi-yang-Cukup

Akan lebih baik mengalokasikan investasi pada beberapa instrumen serta jenis investasi. Begitupun dengan pembelian saham gorengan, sebaiknya tidak menginvestasikan semua dana pada saham tersebut.

Nilai dari saham gorengan ini biasanya merupakan permainan dari para bandar. Sehingga nilainya pun menjadi susah untuk ditebak. Maka pembelian saham hanya boleh dilakukan dalam porsi yang cukup karena risikonya yang lebih besar secara umum.

Kesimpulannya, saham gorengan terbaik ini merupakan jenis saham yang volume atau nilai transaksi hariannya tak wajar. Saham ini juga tidak mencerminkan sisi fundamental dari suatu perusahaan. 

Bagi para investor pemula sebaiknya berhati-hati dengan saham gorengan, jangan sampai terjebak di dalamnya.

Leave a Comment

x