10 Cara Menjadi Agen Travel Pesawat, Hotel, Tour Umroh, dll

Travelling bagi kebanyakan orang di jaman modern seperti sekarang ini sudah menjadi gaya hidup. Hal inilah yang membuat bisnis travel mempunyai prospek cukup menjanjikan, sehingga banyak sekali yang mencari informasi mengenai cara menjadi agen travel.

Bisnis ini memang cocok untuk dicoba, khususnya bagi pebisnis pemula yang ingin memperoleh penghasilan tambahan. Bahkan juga bisa dijalankan dengan modal rendah sehingga sayang untuk dilewatkan. Lalu bagaimana cara memulai bisnis ini? Lebih jelasnya, simak informasi berikut ini.

10 Cara Menjadi Agen Travel dengan Untung Melimpah

Bagi yang mencoba peruntungan dalam usaha agen travel, ada beberapa langkah atau cara yang perlu diikuti. Berikut ini adalah cara memulai bisnis travel yang bisa diikuti dengan mudah bagi pemula:

1. Pilih Niche Market yang Sesuai

Pilih-Niche-Market-yang-Sesuai

Niche market adalah bagian industri yang memiliki target pasar secara lebih spesifik. Penentuan niche market menjadi aspek yang harus diperhatikan dalam cara menjadi agen travel dalam cara menjadi agen travel online.

Berikut ini adalah contoh niche market dalam usaha travel pariwisata yang dapat dipilih:

  1. Penjualan tiket pesawat terbang
  2. Menjual tiket kereta api
  3. Penjualan tiket bus
  4. Perjalanan wisata ke luar negeri atau domestik
  5. Pengurusan paspor dan visa
  6. Perjalanan khusus untuk keagamaan seperti umroh

Niche market ini harus dipilih secara tepat, tujuannya supaya pelayanan yang diberikan kepada customer nantinya bisa menjadi maksimal. Seperti yang diketahui bahwa usaha travel sifatnya adalah jasa atau service, sehingga pelayanannya harus prima.

2. Membuat Izin Usaha

Membuat-Izin-Usaha

Jika sudah memilih niche market yang sesuai, bisa dilanjutkan dengan mengurus semua izin bisnis travel. Dalam usaha apapun memang harus mengantongi yang namanya izin, termasuk usaha agen travel.

Adapun izin yang dibutuhkan adalah akta pendirian CV atau PT, TDP, NPWP, dan SIUP. Jika misalnya masih mengalami kendala saat membuat izin ini, setidaknya harus memiliki surat izin keterangan usaha atau bisns yang bisa didapatkan dari kepala desa atau lurah setempat.

3. Membuat Profil Bisnis Travel

Membuat-Profil-Bisnis-Travel

Cara menjadi agen travel yang selanjutnya adalah membuat profil untuk bisnis travel. Profil bisnis tentunya harus dibuat dengan semenarik mungkin, sebaiknya gunakan jasa desainer yang sudah berpengalaman.

Jasa desainer ini bisa dicari dengan mudah melalui online dengan melihat beberapa contoh yang ada. Harga dan layanan yang ditawarkan juga beragam sehingga bisa disesuaikan dengan budget.

Jangan lupa untuk melengkapi profil dengan foto dan tulisan agar terlihat menarik. Dengan begitu, calon pelanggan nantinya akan menjadi semakin yakin dan tertarik untuk menjadi pelanggan.

4. Membuat Nama atau Brand Travel

Membuat-Nama-atau-Brand-Travel

Sebagai langkah cara menjadi agen trabel, pembuatan brand atau nama bisnis travel ini bisa dibilang cukup sulit. Hal ini karena nama yang digunakan harus bagus, mudah diingat dan yang paling penting tidak memiliki hak paten.

Cobalah untuk menggunakan nama wisata yang populer, lalu kombinasikan dengan kata-kata lain yang tak kalah menarik. Namun jangan sampai terlalu panjang saat menyusun nama bisnis, sebab akan sangat sulit untuk diingat.

5. Pemilihan Lokasi Target Bisnis

Pemilihan-Lokasi-Target-Bisnis Cara Menjadi Agen Travel

Pemilihan lokasi target bisnis yang satu ini tergantung dari niche yang sudah dipilih di tahap awal. Sebagai contoh, jika niche yang dipilih adalah tour wisata di luar negeri maka lokasi yang dipilih tentunya berada di area perkotaan.

Ini penting untuk diperhatikan, karena masyarakat di area perkotaan biasanya memiliki penghasilan menengah keatas. Usahakan untuk memilih kota Bandung, Jakarta, Surabaya, Semarang dan kota ramai lainnya.

6. Pemilihan Lokasi Sebagai Tempat Usaha

Pemilihan-Lokasi-Sebagai-Tempat-Usaha

Setelah memilih lokasi target bisnis, sekarang bisa memilih lokasi yang digunakan untuk menjalankan usaha travel. Dalam hal ini masih sangat berkaitan dengan niche market.

Jika niche market yang diambil adalah tour wisata di luar negeri, maka untuk lokasi bisnis seharusnya berada di dalam wilayah perumahan elit. Namun, jika tidak memungkinkan karena sesuatu hal, lokasi bisnis setidaknya tidak jauh dengan wilayah perumahan elit tersebut.

Contohnya, kalau berada di kota Jakarta, maka bisa pilih wilayah Kemang, Menteng, atau bisa juga di PIK yang berada di wilayah Jakarta Utara.

7. Mendaftarkan Brand Travel

Mendaftarkan-Brand-Travel Cara Menjadi Agen Travel

Dalam jangka panjang, langkah atau cara menjadi agen travel ini bisa dibilang yang paling penting dibanding lainnya. Hindari terjadinya perselisihan karena masalah brand atau merk ketika bisnis travel yang dijalankan berada di posisi atas atau puncak.

Jika hal ini bisa terjadi dan kalah dalam pengadilan, maka hasil pencapaian dari bisnis yang sudah dijalankan selama ini akan hilang. Maka dari itu, susun semuanya dengan sebaik mungkin dan hindari segala risiko kemungkinan yang ada.

8. Membuat Promo Wisata yang Menarik

Membuat-Promo-Wisata-yang-Menarik

Apabila niche travel yang digunakan merupakan tour atau wisata, maka buatlah beragam paket atau promo yang menarik. Menarik dari berbagai hal, baik itu dari segi harga atau destinasi wisata yang ditawarkan.

Untuk langkah awal, jangan mengambil keuntungan yang terlalu banyak. Usahakan untuk mengambil keuntungan secukupnya, yang paling penting untung tersebut masih bisa digunakan untuk menutup operasional usaha.

Ini karena memang target yang pertama adalah mendapatkan customer sebanyak mungkin. Selain itu, pelayanan yang diberikan juga harus maksimal. Seperti pelayanan waktu secara on time, layanan saat onboard ataupun balik ke lokasi semula.

9. Promosi

Promosi Cara Menjadi Agen Travel Cara Menjadi Agen Travel

Promosi sudah menjadi bagian penting dari penjualan. Tanpa adanya promosi, penjualan tidak akan bisa terjadi. Maka dari itu, promosi harus dibuat semaksimal mungkin. Bahkan bisa melakukan promosi secara online dan offline.

Promosi offline dapat dilakukan dengan menyebarkan kartu nama, membuat baliho atau spanduk, banner yang menarik. Bahkan juga bisa dilakukan dari mulut ke mulut atau menjalin kerja sama saat mendatangi beberapa event tertentu.

Sedangkan promosi online bisa dilakukan di beberapa media sosial seperti Facebook, Instagram Ads, dan WhatsApp. Lebih optimal jika berbayar, seperti menggunakan google ads dan facebook ads.

Jika menggunakan promosi yang berbayar, selalu ukur kinerja iklan yang sudah didaftarkan supaya modal yang dimiliki tidak overload. Sebab, biaya promosi untuk iklan yang berbayar terbilang sangat mahal.

10. Memperluas Jaringan atau Relasi

Memperluas-Jaringan-atau-Relasi

Relasi juga menjadi faktor penting dalam menjalankan bisnis, seperti bisnis agen travel. Jaringan atau relasi yang luas ternyata juga dapat membantu bisnis agar mengalami perkembangan lebih cepat. Jaringan ini bisa didapat dengan cara berkenalan dengan pengusaha travel agent yang lainnya.

Nah, dari sinilah nantinya bisa mulai untuk membuat program menarik yang merupakan hasil dari kolaborasi dengan mereka. Bisnis travel yang baru dijalankan pun akan lebih semakin dikenal.

Jangan hanya memperbanyak relasi dengan sesama pebisnis travel saja. Namun juga ke pemilik hotel atau restoran, pengurus tempat wisata, bahkan juga komunitas traveling.

Semakin luas jaringan yang dimiliki, maka akan semakin luas juga informasi yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan bisnis.

Cara menjadi agen travel di atas merupakan cara paling mudah untuk pemula. Selain menjanjikan, bisnis ini tidak membutuhkan banyak modal. Dibutuhkan kerja keras dan ketekunan agar bisa berhasil sesuai rencana. Selamat mencoba !

Leave a Comment

x