Estimasi Modal Usaha Ternak Puyuh, Rincian, dan Keuntungannya

Dalam memulai bisnis, modal usaha ternak puyuh bisa menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki. Suatu bisnis dapat dimulai dari skala kecil, sedang hingga skala besar. Dalam dunia peternakan, ternak burung puyuh sepertinya belum begitu populer dibandingkan dengan hewan ternak lainnya.

Nyatanya, ternak burung puyuh ini bisa memberikan keuntungan jika dilakukan dengan benar. Ketahui pasarnya terlebih dahulu agar mudah menjual hasil ternak.

Biaya Modal Usaha Ternak Puyuh

Berikut ini adalah estimasi dana yang harus dikeluarkan untuk modal usaha ternak burung puyuh beserta keperluan apa saja yang harus dibuat.

1. Memilih Bibit Burung Puyuh

Memilih bibit burung dibutuhkan ketelitian agar tidak salah pilih. Untuk mencapai hasil yang maksimal, pastikan memilih bibit burung puyuh sesuai dengan kriteria berikut ini. Pilihlah bibit burung yang khusus ternak. Hal ini berpengaruh pada produk yang akan dihasilkan. 

Jangan ragu untuk membeli dari petani ternak lain yang memiliki reputasi bagus. Burung puyuh tidak boleh berumur terlalu tua atau terlalu muda. Burung puyuh yang bagus untuk diternakan kira-kira memiliki usia kurang lebih 3 minggu.

Pilihlah burung puyuh yang lincah dan aktif bergerak, jangan memilih burung yang tidak aktif karena kemungkinan burung tersebut sedang sakit. Pastikan burung puyuh memiliki perawakan yang sempurna alias tidak cacat, tidak terkena penyakit kulit, dan memiliki warna bulu yang cerah.

Harga bibit burung puyuh petelur kisaran Rp2.000 hingga Rp5.000 per ekor. Mulailah membeli bibit sesuai dengan biaya. Jika hendak memulai dengan 500 ekor bibit, maka biaya yang dikeluarkan adalah Rp1 juta sampai Rp2,5 juta.

2. Membuat Kandang

Membuat-Kandang

membuat kandang burung puyuh harus disesuaikan dengan jumlah burung yang dimiliki. Jangan terlalu kecil dan jangan terlalu besar karena mubazir. Gunakan bahan-bahan yang aman seperti kayu atau bambu. Boleh juga menggunakan batu bata, hanya saja sedikit tidak aman jika terjadi bencana alam.

Dalam membuat kandang ternak burung puyuh, buatlah jauh dari pemukiman warga. Selain burung puyuh butuh ketenangan, bau dan kotoran juga tidak akan mengganggu warga sekitar. Kandang bisa membuat sendiri atau beli jadi, saat ini banyak kendang ternak puyuh yang dijual di pasaran.

Harga kandang kisaran Rp200 ribu untuk ukuran 120 cm dan Rp1,5 juta untuk ukuran yang lebih besar. Kendang terbuat dari Galvalum dan tersedia dengan berbagai ukuran.

3. Biaya Lain-Lain

Biaya-Lain-Lain modal usaha ternak puyuh

Biaya lain-lain ini meliputi, sewa lahan, biaya operasional seperti makanan ternak, vitamin serta biaya perawatan kendang. Berikut estimasinya:

Sewa Lahan

Lahan merupakan komponen paling penting dalam peternakan. Pelaku usaha akan diuntungkan jika memiliki lahan sendiri, namun jika tidak memiliki lahan maka harus sewa.

Ternak puyuh dalam skala menengah hingga besar tidak mungkin menggunakan lahan pekarangan atau teras, karena bau tidak sedap akan mengganggu warga sekitar. Biaya sewa lahan setiap daerah tentu berbeda-beda. Untuk berjaga-jaga maka siapkan dana mulai dari Rp10 juta hingga Rp25 juta.

Vitamin

Vitamin merupakan suplemen bagi para hewan ternak, suplemen tersebut membantu dalam bertumbuhan hewan.

Banyak produk suplemen yang dijual di toko online atau offline, suplemen tersebut diharapkan mampu membuat burung puyuh cepat bertelur. Harga suplemen tidak terlalu mahal yaitu mulai dari Rp50 ribu hingga Rp100 ribu, sesuai dengan merek.

c.     Makanan Ternak

Makanan ternak burung puyuh tersedia dalam berbagai macam ukuran, jenis dan merek. Saking banyak pilihan, Anda dapat membeli melalui toko online atau offline. Harga yang ditawarkan pun tidak mahal yaitu mulai dari Rp25.000 per kg hingga Rp50.000 per kg, sesuai dengan kualitas.

Setelah mengetahui berapa biaya masing-masing produk yang dibutuhkan saat hendak memulai bisnis ternak burung puyuh, berikut adalah estimasi biaya modal usaha ternak puyuh.

Harga bibit Rp5.000 x 100 ekor = Rp500.000

Harga kandang Rp1.500.000 x 1= Rp1.500.000

Harga vitamin Rp100.000 x 5 = Rp500.000

Harga makanan Rp25.000 x 10 = Rp250.000

Jadi total biaya yang harus dikeluarkan untuk pertama kali adalah Rp2.750.000, biaya ini tidak termasuk sewa lahan karena masih tergolong usaha rumahan.

Keuntungan Ternak Burung Puyuh

Berikut ini adalah alasan mengapa beternak burung puyuh sangat menjanjikan, yaitu:

1. Masyarakat Suka Telur Puyuh

Masyarakat-Suka-Telur-Puyuh

Telur puyuh memiliki pangsa pasar sendiri, telur puyuh tak kalah eksis jika disandingkan dengan telur ayam atau pun telur bebek. Telur puyuh juga memiliki banyak kandungan protein, vitamin, dan kandungan baik lainnya. Harga telur puyuh bisa mencapai Rp20.000 hingga Rp40.000 per kg.

2. Daging Burung Puyuh Laku di Pasaran

Daging-Burung-Puyuh-Laku-di-Pasaran

Ukuran burung puyuh memang cukup kecil jika dibandingkan dengan unggas, harganya pun jauh berbeda. Hal ini mengakibatkan beberapa restoran atau rumah makan memilih burung puyuh untuk dimasukkan dalam daftar menu.

3. Memiliki Nilai Jual dalam Segala Aspek

Memiliki-Nilai-Jual-dalam-Segala-Aspek modal usaha ternak puyuh

Peternak burung puyuh dapat menghasilkan banyak uang dengan hasil ternaknya. Bisa dikatakan segala aspek burung puyuh dapat dijual. Beberapa aspek tersebut adalah, telur burung puyuh, daging burung puyuh, bulu burung puyuh yang dapat dijadikan kerajinan tangan.

Sumber Modal Usaha Ternak Burung Puyuh

Sumber-Modal-Usaha-Ternak-Burung-Puyuh

Sebuah bisnis akan berjalan jika memiliki modal usaha, ada beberapa cara untuk mendapatkan modal usaha ternak burung puyuh. Pilihlah skala bisnis yang memungkinkan, tapi jika memiliki banyak modal usaha dan persiapan yang bagus, tidak ada salahnya langsung mulai dalam skala besar.

1. Tabungan Pribadi

Pastikan terlebih dahulu bahwa saat memulai bisnis adalah niat dari hati yang paling dalam, bukan karena ikut-ikutan trend atau hal lainnya. Niat sangat penting dalam memulai bisnis karena kalau niat hati hanya setengah-setengah kedepannya tidak akan lancar.

Bulatkan tekad dan niat, memulai bisnis bukanlah sesuatu yang gampang. Jangan terlalu fokus mengenai profit atau keuntungan, pikirlah bahwa bisnis pasti ada kegagalan.

Bisnis bukanlah hal main-main, jika sudah berniat berbisnis maka harus merelakan uang tabungan atau uang pribadi untuk modal awal usaha budidaya burung puyuh.

2. Pinjaman Kerabat atau Keluarga

Beberapa orang mungkin akan sungkan jika harus meminjam kepada orang tua atau sanak keluarga lainnya. Selain itu, carilah orang yang memiliki visi misi yang sama, sehingga bisa patungan untuk modal usaha ternak burung puyuh.

Tidak dapat dipungkiri jika dalam usaha ternak burung puyuh pasti memiliki banyak risiko. Meski begitu, bukan berarti risiko tersebut tidak dapat diminimalisir. Burung puyuh rentan terkena penyakit sehingga perlu dilakukan pencegahan dengan pemberian vitamin dan saat sakit segera diobati.

Lakukan pembersihan kandang secara teratur menggunakan desinfektan dan sesekali burung vaksin agar terhindar dari berbagai macam virus.

3. Mengajukan Pinjaman di Bank

Cara lainnya atau bisa dikatakan sebagai cara terakhir yang dapat dilakukan saat mencari modal usaha adalah pengajuan pinjaman di bank untuk modal usaha ternak burung puyuh. Saat ini banyak bank yang menawarkan berbagai macam pinjaman usaha dengan suku bunga rendah.

Pilihlah bank yang sesuai dengan visi misi, menawarkan suku bunga rendah, limit pinjaman dan persyaratan yang mudah. 

Sudah banyak pengusaha yang memulai bisnis mereka dengan mengambil pinjaman di bank. Modal usaha ternak puyuh juga dapat dijadikan pertimbangan, mengingat biayanya yang cukup mahal.

Bagi yang ingin memulai ternak burung puyuh, estimasi perhitungan modal usaha ternak puyuh tersebut bisa dijadikan pertimbangan dalam mempersiapkan dana. Cobalah dari skala paling kecil terlebih dahulu supaya bisa mengetahui apa saja yang perlu dipahami dalam ternak burung puyuh.

Leave a Comment

x